Peran Konsultan Hukum Teknologi Informasi dalam Masyarakat

Peran Konsultan Hukum Teknologi Informasi dalam Masyarakat

Konsultan hukum teknologi informasi menjadi salah satu hal yang penting dan dibutuhkan masyarakat saat era teknologi kian berkembang setiap harinya. Hal tersebut dipicu oleh berbagai macam fenomena pelanggaran di ranah pemanfaatan Teknologi Informasi. Seperti yang diketahui, perkembangan teknologi diikuti oleh berbagai macam fenomena yang memicu terjadinya pelanggaran atau perbuatan tak bertanggung jawab oleh oknum tertentu dalam kehidupan virtual dunia maya tanpa batas.

Pelanggaran dalam ranah teknologi informasi meliputi penyebaran informasi palsu, transaksi elektronik, pemalsuan tanda tangan digital, peretasan informasi, penyalahgunaan data dan informasi, perlindungan hak pribadi, dokumen elek dan sebagainya. Tentunya di Indonesia terdapat hukum jelas yang mengatur hal tersebut, yaitu UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik) nomor 11 tahun 2008. Dalam UU tersebut diatur segala informasi tentang transaksi elektronik dan teknologi informasi secara umum.

Baca Juga : Hak Cuti Karyawan Menurut UU Ketenagakerjaan

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami inti dari UU ITE tersebut sebagai bukti nyata pemerintah dalam melindungi masyarakat. Pemahaman yang baik akan UU ITE juga mendorong masyarakat untuk menjalani dan membiasakan melakukan aktivitas yang baik di internet maupun teknologi, sehingga internet dan teknologi menjadi tempat ramah untuk diakses siapa saja.

Konsultan Hukum Teknologi Informasi dalam Bantuan Hukum

Meski telah diatur dengan jelas, kejahatan teknologi informasi masih mengincar semua orang tanpa terkecuali. Individu yang menjadi korban dalam kejahatan teknologi informasi harus berani untuk melakukan gugatan hukum agar permasalahan yang terjadi tidak berlanjut. Korban kejahatan teknologi informasi pun membutuhkan konsultan hukum teknologi informasi yang handal dalam mengatasi kejahatan yang menimpa dirinya. Seorang konsultan akan membantu korban untuk menghadapi cyber law dan media, membantu pemahaman berkenaan dengan aspek hukum teknologi informasi secara menyeluruh, memfasilitasi dan merancang pedoman penggunaan media, dan lainnya.

Tak hanya berkutat dengan korban kejahatan, konsultan hukum teknologi informasi juga membantu masyarakat untuk melakukan perjanjian mendirikan badan usaha, mendaftar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), dan lainnya yang masih berkaitan dalam ranah teknologi informasi. Semua bantuan tersebut dilakukan secara profesional dan menyeluruh bagi siapapun yang membutuhkan bantuan  tentang hukum teknologi informasi.

Karena berperan aktif dalam membantu penyelesaian dan memberi pemahaman tentang hukum teknologi informasi, seorang konsultan diwajibkan memiliki wawasan yang luas dan mampu mengikuti perkembangan teknologi. Teknologi akan selalu berkembang seiring aktivitas manusia yang dinamis dan mudah berubah dalam penggunaan teknologi informasi itu sendiri. Dengan wawasan yang luas dan sanggup memahami perkembangan yang ada, konsultan akan lebih mudah dalam membantu client sebagai korban atau masyarakat biasa yang membutuhkan pelayanan.

Baca Juga :  Law Firm Jakarta Terbaik Saat ini

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa konsultan hukum teknologi informasi memiliki peranan yang besar dalam mengatasi dan membantu penyelesaian masalah dari teknologi informasi. Namun, kesadaran penuh dari masyarakat lebih jauh dibutuhkan. Karena bagaimanapun juga masyarakat adalah pihak yang terkait langsung dalam pemanfaatan teknologi informasi itu sendiri. Kesadaran yang penuh menjadi faktor utama bagi kehidupan teknologi yang sehat secara berkelanjutan.