Nasehat Pernikahan untuk Pengantin Baru

Nasehat Pernikahan untuk Pengantin Baru

Nasehat Pernikahan untuk Pengantin Baru – Pernikahan merupakan acara sakral umat beragama. Dalam islam menikah termasuk dari penyempurna agama. Maka bisa dibilang sangat penting juga.

Dalam menikah, kedua insan saling berikrar untuk saling setia hingga maut yang memisahkan. Janji yang kokoh mereka lafal-kan melalui acara akad nikah ijab qobul.

Maka dari itu, sebelum seseorang mengikrarkan janji setianya, alangkah baiknya memepelajari beberapa hal mengenai pra-nikah terlebih dahulu. Supaya tidak meleset dari apa yang telah ia targetkan sebelumnya.

Adapun beberapa nasehat dari beberapa kutipan ayat Al-Qur’an, matan Hadist, ucapan para ulama hingga nasehat lain yang perlu dipelajari sebelum menikah.

Nasehat Pernikahan Ali bin Abi Thalib & Fatimah

doa berhubungan intim badan malam pertama wanita dan pria

Wejangan nasehat yang dibawakan Rasulullah SAW ketika pernikahan Ali bin Abi Tholib dan Fatimah berlangsung, beliau memberi 3 poin nasehat penting dalam pernikahan.

1. Pernikahan adalah atas kuasa Allah

Semua tindakan yang dilakukan makhluk di jagat raya ini atas dasar kuasa Allah SWT. Termasuk pernikahan setiap pasangan manusia.

“Dialah yang yang menciptakan makhluk atas kekuasan-Nya. Dialah yang menerangi jalan-jalan manusia atas ketetapan-Nya,”

2. Sebagai sarana memperoleh keturunan

Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa dengan menikah, seseorang bisa mendapatkan rizki berupa keturunan. Yang tersirat dalam pesan Rasulullah SAW adalah memperbanyak umat baginda Nabi Muhammada SAW dengan cara menikah lalu memiliki anak.

“Allah yang Maha Tinggi & Maha Mulia telah menjadikan perkawinan sebagai sarana perolehan keturunan”

3. Menjalin silaturahim

Menjalin silaturahim dalam islam sangat dianjurkan dan bahkan bila memutus tali silaturahim termasuk perbuatan buruk. Maka dari itu dengan jalur penikahan diharapka bisa menjalin lebih panjang lagi alur silaturahmi seseorang dengan orang lain.

Terbukti dengan menikah berarti telah menyatukan dua keluarga besar yang sebelumnya belum mengenal dan bahkan belum pernah melihat.

“Maka sambunglah tali silaturahim”

Nasehat Pernikahan dari Syeikh Kholil Al-Bangkalani

nasehat pernikahan

Di dalam karyanya yang berjudul “As-Silah” Syeikh Kholil menuliskan tentang pernikahan adalah suatu ikatan yang lebih mulia daripada hanya pelampiasan nafsu.

Maka dari itu di dalam buku tersebut juga diperintahkan untuk selalu menjaga hati satu sama yang lain. Menjauh dari perbuatan yang mengundang fitnah keluarga dan dianjurkan banyak berdoa supaya pernikahan berumur panjang hingga akhir hayat.

Syeikh Kholil juga menuliskan tentang apa saja rukun dan syarat menikah, mulai dari nadhar, khitbah, ijab qobul hingga resepsi syukuran pernikahan. Serta apa saja yang membatalkan nikah hingga tentang masalah perceraian.

Menurut Syeikh Kholil Al-Bangkali, sebelum menikah calon pasangan harus memahami hak dan kewajiban masing-masing. Lelaki wajib membayar mahar, memberi nafkah, menyediakan sandang papan pangan dan memperlakukan anak & istri sebaik mungkin. Dan mengajarkan ihsan, iman dan islam kepada seluruh anggota keluarga.

Sedangkan bagi calon istri (wanita), harus mampu mentaati suami dalam segala perintah kebaikan, melakukan sesuatu dengan izin suami dan tidak keluar rumah selain dapat izin restu suami.

Pesan yang terakhir yaitu tidak menggauli pasangan dengan cara melampaui batas.

Nasehat Pernikahan Sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW

Nasehat Pernikahan untuk Pengantin Baru

Ada 3 golongan orang yang akan mendapat pertolongan Allah: [1] Orang yang yang berjihad fiisabilillah [2] budak yang berkeinginan menebus dirinya untuk merdeka [3] orang yang menikah
HR. An-Nasai no. 3133 & Turmudzi no. 1756

Melaksanakan anjuran menikah agar mendapat pertolongan dan keridhoan Allah SWT.

Tahukah engkau jika seseorang memenuhi kebutuhan syahwatnya pada hal haram, maka dia berdosa. Demikian pula jika seseorang memenuhi kebutuhan syahwatnya pada yang halal, maka dia mendapat pahala
HR. Muslim no. 2376

Potongan hadist riwayat muslim diatas mengingatkan bahwa dengan menikah dapat menjaga kehormatan dengan cara yang baik. Dan melampiaskan syahwat secara halal (menikah) juga berpahala.

Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sungguh setan akan lari dari suatu rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah
HR. Muslim no. 780

Melalui hadis tersebut Rasulullah menyerukan kepada umatnya yang telah berumah tangga agar memenuhi ruangan rumah dengan bacaan-bacaan Al-Qur’an yang suci lagi mulia.

Jika seorang wanita selalu menjaga shalat 5 waktu, serta menunaikan puasa (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat kepada suaminya, maka dikatakan wanita tersebut memiliki sifat mulia ini, Maka masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka
(HR. Ahmad 1: 191 & Ibnu Hibban 9: 471

Jika seseorang istri atau wanita mampu menjaga diri dari zina, akan mendapat fadhilah berupa mampu masuk ke surga dari berbagai sisi pintu.

Nasehat Pernikahan dari Al-Qur’an

hikmah pernikahan menikah nikah islam

Pada surat At-Tahrim ayat 6, Allah telah berfiman yang isinya perintah untuk menjaga diri dan keluarga dari panasnya siksa api neraka. Dan menyeru kepada mereka untuk taat kepada Allah serta melarang untuk berbuat maksiat.

Dalam kontek ini, seorang suami lebih dianjurkan untuk selalu disiplin dalam membina rumah tangga. Agar tak ada yang terlena hingga menjadikannya masuk dalam kemaksiatan yang dilarang oleh-Nya.

Nasehat Pernikahan untuk Pengantin Baru

pasangan mesra di senja

Apabila pernikahan dilandasi dengan kokohnya ilmu, maka resiko perceraian akan semakin menipis bahkan tidak akan ada faktor yang membuat perceraian timbul.

Untuk itu perlu pelajaran baru sebelum anda masuk ke dalam lingkup keluarga yang mana banyak ujian dan cobaan di dalamnya.

Nasehat pernikahan untuk calon pengantin baru:

  • Menata niat

Dengan meluruskan niat menikah karena Allah, seseorang akan lebih terjaga dan berhati-hati dalam bersikap. Karena ia selalu ingat bahwa tujuan utamanya ia menikah hanya ingin mencari ridho-Nya.

  • Saling belajar memahami

Dikutip dari seorang ahli psikolog yang menyatakan bahwa karakter dan kebiasaan laki-laki dan perempuan sangat menonjol perbedaannya.

Bila menikah pastinya akan hidup bersama dan hampir 24 jam bertatap muka. Maka dari itu,untuk menjaga hubungan yang baik antar pasangan, sebaiknya memulai untuk tidak mengedepankan ego diri.

Belajar menghargai, belajar memahami dan belajar melatih diri untuk selalu baik dalam menyikapi berbagai perbedaan dengan pasangan.

Begitu pula ketika berbicara, mencobalah untuk selalu santun dan lembut, meski umur lebih tua ataupun jabatan lebih berada. Karena hakekat berkeluarga adalah menyatu untuk menjalin kasih sayang dan cinta, bukan memisah karena berbeda.

  • Laki-laki bertanggung jawab

Bila telah resmi menjadi seorang suami,maka sudah menjadi kewajibannya pula menafkahi istri dan anaknya (kelak bila telah ada).

Nafkah meliputi nafkah dhohir (sandang, pangan dan papan) dan bathin (kasih sayang).

  • Membangun toleransi

Penting, yang perlu digaris bawahi adalah keluarga. Dalam lingkup keluarga bukan hanya anda dan pasangan anda, tetapi juga adik ipar anda, mertua dan saudara lain dari pasangan anda.

Jadi penyesuaian disiplin karakter harus bisa dilakukan supaya terhindar dari konflik kecil yang berujung panjang. Karena setiap  orang pasti berbeda dalam menyikapi persoalan masing-masing, meski masalahnya sama.

Contoh: Orang A memiliki masalah tidak bisa bangun pagi. Dan si B juga sama. Namun untuk memecahkan masalah tersebut si A menyuruh istrinya untuk membangunkan, sedangkan si B menggunakan alarm.

Jadi harus bertoleransi dalam bercakap, bertindak dan menyikapi sesuatu agar orang lain yang berbeda pendapat tidak sakit hati hingga membenci.

  • Sopan santun

Di dalam islam diajarkan untuk selalu bertutur-kata yang lebih lembut kepada orang yang lebih tua. Di dalam ajaran islam juga diajarkan untuk memuliakan orang yang lebih tua.

Mulai dari memberi salam terlebih dahulu, mengutamakan kepentingannya (selagi masih bertoleransi) dan senantiasa menyanjungnya.

  • Saling menghormati dan menasehati

Dengan menghormati saja belum cukup bagi dakwah islam. Bila ada keluarga yang bertindak kurang tepat menurut syariat atau ajaran islam, secepatnya harus diberi nasehat agar tidak menunda taubat.

Karena hakikat berkeluarga juga saling menjaga dari siksa api neraka.  Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur’an Surat At-Tahrim ayat 6, yang membahas tentang anjuran memelihara keluarga agar terhindar siksa neraka.

Nasehat untuk Suami & Istri

nasehat calon suami istri sebelum menikah

Suami

Menjadikan diri sebagai poros keluarga. Sebagai pangkuan tulang rusuk yang menahkodai kemana keluarga akan dibawa. Jadi harus terus belajar untuk bisa membina sakinah mawadah warahmah.

Meluangkan waktu untuk keluarga. Tidak harus terus menerus bekerja. Karena anak dan istri jga butuh kasih dan manja dari sesosok ayah.

Pasangan sebagai sahabat. Jangan pernah tertutup dengan istri, karena memang jodoh tercipta untuk saling melengkapi kekurangan satu sama lain.

Selalu beri motivasi kepada pasangan dengan bentuk quotes romantis pengerat pernikahan, yang bisa menggugah semangat untuk selalu bersama membangun rumah tangga.

Baca juga kata mutiara pernikahan yang bisa melembutkan hati istri ketika marah. Romantisnya bikin baper dan hati meleleh di pelukan sang suami.

Istri

Taati suami dalam segala hal. Dengan tanda kutip harus sesuai dengan asas kebaikan yang ada dasarnya. Karena ridho Allaj terletak pada ridho suami.

Muliakan suami ketika di rumah. Ketika pulang dari bekerja atau musafir, sebaiknya suami disambut sebaik mungkin, dimanja sebaik mungkin karena capeknya hanya untuk menafkahi keluarga dan hanya karena ingin mencari ridho Allah semata, insya Allah.

Rawat dengan baik. Merawat disini sangat luas. Merawat suami, anak, rumah dan semua kebutuhan yang ada di dalam keluarga. Supaya ada timbal balik positif, suami mencari dan istri merawat kembali.

Jaga silaturahim dengan tetangga. Meski bertetangga namun ada adabnya juga ya. Minta izin dahulu kepada suami bila ingin keluar rumah. Lalu berbicaralah dengan tetangga seperlunya, jangan sampai ada aib yang menjadi ghibab bersama.

Berlaku sabar dan lembut. Kadang kala naluri lelaki bila terpacu banyak pikiran akan terasa sedikit frustasi. Maka dari itu tugas lain dari seorang istri adalah menenangkan dan melembutkan hati suami dengan kesabaran hati.

Doakan suami. Ketika suami berusaha, sebaiknya ada istri yang terus berdoa. Supaya apa yang dicita-citakan bersama bisa menjadi sempurna.

***

Demikian tadi sedikit nasehat pernikahan bagi pengantin baru maupun para calon pengantin. Semoga bermanfaat dan dapat diamalkan dalam keseharian. Atas kekurangan dan kelebihannya kami selaku admin memohon maaf. Terima kasih, wassalam.

Jangan lupa baca juga:

Tinggalkan komentar