Mengenal Kalimat Imperatif Menurut KBBI Yang Baik dan Benar

Mengenal Kalimat Imperatif Menurut KBBI Yang Baik dan Benar

Kalimat Imperatif Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia – Dalam segi fungsi kalimat dibedakan menjadi 3 jenis : kalimat imperatif (kalimat ajakan), kalimat deklaratif (kalimat pernyataan informasi) dan kalimat interogatif (kalimat pertanyaan).

Namun kali ini kami akan bahaskan tentang kalimat imperatif saja. Untuk yang lain silahkan buka disini (kalimat deklaratif) dan disini (kalimat introgatif).

Pengertian Kalimat Imperatif

Kalimat imperatif merupakan suatu kalimat ajakan atau perintah. Perintah dapat berupa keharusan atau larangan terhadap suatu tindakan. Biasa diakhiri dengan intonasi tanda seru (!).

Jenis kalimat imperaktif ini tidak digunakan dalam penulisan teks eksplanasi yang informatifa menurut fakta.

Namun jenis kalimat imperaktif ini sering digunakan dalam penulisan teks prosedur yang menunjukan ajakan kepada pembaca.

Ciri-Ciri Kalimat Imperatif

  1. Penjelasan kalimat menggunakan partikel penegas, penghalus ataupun kata perintah yang menunjukan suatu ajakan, perintah atau larangan
  2. Susunan terbalik sehingga tak menampakan subyek atau predikat pada kalimat, namun sangat jelas tujuan kalimat tersebut.
  3. Selalu ditandai intonasi di akhir kalimat
  4. Pelaku tindakan tidak selalu terungkap jelas

Contoh Kalimat Imperatif Kompleks Sederhana

  • Tolong ambilkan payungku yang tertinggal!
  • Ayo, mulai berangkat!
  • Silahkan ambil nomor antrian di loket!
  • Pergi dari sini!
  • Aduklah hingga merata ke seluruh permukaan air!

Jenis Kalimat Imperatif

contoh kalimat imperatif
@pixabay

 

Imperatif terbagi menjadi tujuh jenis, kalimat imperatif halus, imperatif, imperatif dan masih banyak lagi. Dari berbagai jenis tersebut dibedakan berdasarkan tingkat intonasi nada suara (ketika dibicarakan melalui interaksi langsung) dan penjelasan mengenai tata bahasa. Untuk itu simak penjelasan di bawah ini.

Kalimat Imperatif Halus

Merupakan kalimat komando perintah yang dalam penulisan katanya dalam kualitas nada rendah dan sopan. Kata depannya biasa diawali dengan kata intonasi tmabahan seperti : silahkan, tolong, cobalah, sekiranya dan lainnya.

Contoh imperatif halus :

  1. tolong bantu saya !
  2. Tolong ambilkan penaku itu, Ani!
  3. Cobalah makan masakan ibu ini!
  4. Tolong bantu mengerjakan PR ku !
  5. Sekiranya tidak merepotkan, mohon untuk bergeser sedikit!
  6. Tolong bersihkan meja tamunya dahulu !
  7. Silahkan masuk di ruangan kanan !
  8. Tolong kirimkan lewat e-mail saja!
  9. Silahkan tunggu di ruang guru!
  10. Tolong matikan lampu ruang tamu!
  11. Tolong ambilkan untukku segelas air putih!

Kalimat Imperatif Transitif

Imperatif transitif adalah kalimat yang predikatnya verba transitif, yang sifatnya hampir sama dengan kalimat deklaratif. Dengan imbuhan me-, meng-, mem-kan, memper-kan, me-i, atau –lah.

Verba Transitif yaitu kata kerja (predikat) yang memerlukan kata pelengkap untuk kalimat sempurna agar mudah dimengerti. Contoh : dengar – mendengar, makan – memakan, tanam – menanam, masuk – masukan, maju – majulah dan lainnya.

Imperatif Transitif sangat sering digunakan dalam penulisan teks prosedur untuk menjelaskan perintah kepada pemirsa. Berupa ajakan yang bersifat semi halus.

Contoh imperatif transitif :

  1. Carilah istri yang solehah !
  2. Tuangkanlah bumbu ke dalam panci!
  3. Biarkanlah sampai masak sempurna!
  4. Majulah untuk kesatuan bangsa !
  5. Belikanlah adikmu baju baru !
  6. Dengarkanlah suaranya !
  7. Merunduklah kalian semua!
  8. Masukanlah anakmu ke SD IT Ar-Rahman !
  9. Ubahlah model rambutmu !
  10. Rapikan semua buku di meja itu!
  11. Bacalah kebijakan privasi dengan teliti!
  12. Hiaslah kamarmu agar terlihat menarik!
  13. Bantulah ibu memasak nasi!
  14. Simpanlah hadiah ini dengan baik!

Kalimat Imperatif Intransitif

Imperatif intransitif adalah kalimat yang tersusun dari kalimat deklaratif yang telah berpredikat verba dasar, frasa adjektif, dan frasa verba yang diawali kata me-, meng- atau ber- atau imbuhan depan lain. Biasa dibunyikan dengan suara keras.

Sedikit penjelasan tentang verba dasar, yaitu predikat yang mudah dimerngerti meski tanpa imbuhan. Toh bila ditambah imbuhan, bukan me- tapi ber- atau ter- atau ke-an. Contoh : diam, duduk, maju, tidur dan lainnya.

Sedangkan frasa adjektiva yaitu menerangkan penjelasan obyek/subyek tanpa imbuhan. Ya, pegertiannya hampirsama seperti verba dasar begitu.

Contoh imperatif intransitif:

  1. Diam kalian !
  2. Kamu tidur !
  3. Toni keluar!
  4. Kamu menghapus papan tulis !
  5. Pulang kamu !
  6. Kamu berdiri !
  7. Berhenti grak!
  8. Kalian menulis dengan rapi !
  9. Kamu maju !
  10. Kalian baris yang rapih !
  11. Pergi sekarang !
  12. Kamu berkuda 5 kali putaran !

Kalimat Imperatif Larangan

pengertian contoh kalimat imperatif

Kalimat imperatif yang menunjukan pebicaraan  bertema larangan dengan imbuhan kata jangan, dilarang, tidak boleh dan sebagainya. Bila diiramakan dengan suara bernada tinggi.

Contoh  imperatif larangan:

  1. Janganlah membuang sampah disini !
  2. Jangan berhenti terlalu lama !
  3. Jangan membuat dinding kotor !
  4. Jangan berenang di sungai kaliurang!
  5. Dilarang berjualan di depan Rumah Sakit Kustati !
  6. Jangan membuat gaduh di ruanganku !
  7. Jangan pernah durhaka!
  8. Jangan hanya ikut-ikutan!
  9. Jangan malas malas belajar bila ingin naik kelas!
  10. Jangan tidur jam segini!
  11. Kamu masih sangat muda, jangan menikah dulu!
  12. Kamu sudah punya istri, jangan keluar malam-malam!
  13. Jangan percaya kepada dia!
  14. Jangan sombong dengan harta orang tuamu!
  15. Jangan merokok disini!
  16. Sekali pun, jangan pernah kamu merendahkan orang lain!
  17. Jangan habiskan uangmu untuk merokok!
  18. Jangan berlebihan dalam berbelanja!

Baca Juga : Pengertian Ciri Fungsi Struktur dan 1001 Contoh Kalimat Eksplanasi

Kalimat Imperatif Ajakan dan Harapan

Merupakan kalimat yang berisi ajakan dan harapan yang menjelaskan predikat obyeknya dengan jelas. Kalimat ajakan ini bersifat lembut semi imperatif halus.

Contoh :

  1. Mari kita bersihkan ruang guru !
  2. Mari kita menjaga kebersihan kelas !
  3. Hendaknya kita rajin mengaji !
  4. Marilah kita belajar dengan tekun !
  5. Ayo kita berangkat sekolah !
  6. Ayo kita mulai pulang ke rumah !
  7. Mari kita belajar bersama !
  8. Mari kita luangkan waktu sebentar !
  9. Mari kita lanjutkan tradisi ini !
  10. Hendaknya kita selalu mendoakan kedua orang tua kita setelah sholat!

Kalimat Imperatif Permintaan

Kalimat imperatif permintaan merupakan kalimat yang menunjukan perintah agar orang lain menuruti aba-aba tersebut , dengan diawali kata mohon dan minta-lah. Subyek pembicara/peminta tidak dijelaskan. Bila diiramakan dengan suar bernada lirih.

Contoh :

  1. Mintalah uang jajan kepada ibumu!
  2. Minta waktunya sebentar sahabatku agar aku bisa jelaskan semuanya !
  3. Mintalah ampunan kepada Tuhan mu !
  4. Mohon diterima dengan baik kado ini !
  5. Mohon kerja samanya para menteri yang terhormat!
  6. Dimohon untuk tidak membuat kelas gaduh.
  7. Saya mohon izinkan saya menyampaikan pesan terakhir.
  8. Tolong bantu aku bila sudah tak mampu.
  9. Aku mohon saran dari bapak-bapak semua yang ada disini.
  10. Kami harap Anda membawa buku tulis dan pena.
  11. Pemerintah diharap bertindak tegas atas kejahatan seksual.
  12. Mintalah izin kepada gurumu agar lebih serius !
  13. Mohon diterima hadiah dari saya !
  14. Mintalah sepeda kepada kakakmu !
  15. Mohon maaflah kepada ayahmu !

Kalimat Imperatif Pembiaran

Kalimat imperatif pembiaran adalah kalimat perintah yang dinyatakan dengan kata biarkan dan biar. Atau bertujuan untuk diberikan izin dan pemberian izin atas suatu tindakan. Kebalikan dari imperatif larangan.

Contoh :

  1. Biarkan saja dia yang menanggung semua ini !
  2. Biarkan aku makan semua ayam goreng itu !
  3. Biarkan aku menjadi orang yang aneh menurut kalian !
  4. Biarkan aku di sini sebentar !
  5. Biar kalian paham arti kehidupan!
  6. Silahkan mencicipi masakan yang kami hidangkan!
  7. Para tamu dipersilahkan untuk masuk ruangan !
  8. Biarkan dia pergi dari sini!
  9. Biar ayah saja yang menggendong adik!
  10. Biarkan saja, supaya semua orang tahu akibat dari semua ini!

Demikian penjelasan mengenai kaliimat imperatif yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat, jangan lupa beri kami koreksi bila terdapat salah penulisan kata. Terimkasih, salam damainesia.

Tinggalkan komentar