Hukum Sedekah & Keutamaannya [Beserta Dalil]

Hukum Sedekah – Sedekah merupakan asal kata bahasa arab yang artinya memberi dengan benar. Yang menurut arti istilahnya memberikan sesuatu harta kepada orang lain secara rela dan ikhlas hanya untuk mencari ridho Allah SWT.

Para nabi dan rasul juga telah diperintahkan untuk selalu bersedekah. Nabi Adam menyeru kedua anaknya untuk bersedekah, Nabi Ibrahim yang menjamu tamu (malaikat) dengan harta paling berharga. Demikian juga Rasulullah SAW selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersedekah antar sesama.

Meski memberikan sedikit dari apa yang dimiliki seseorang itu termasuk dalam sedekah. Contoh seorang peminta datang kepada Anda, kemudian Anda memberinya uang Rp 10.000,-. Itu termasuk dari amalan sedekah.

Allah SWT berfirman 

لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (sesamamanusia) untuk memberi sedekah, atau berbuat baik atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat sedemikian ini karena mencari keridhaan Allah semata, maka kelak Kami (Allah) akan memberi kepadanya balasan pahala besar.”
QS. An-Nisa : 114

Hukum Sedekah Menurut Islam

Sama halnya dengan amalan ibadah lain, seperti sholat, berdoa, haji dan umrah. Semua ada hukum dan aturannya. Begitu juga amalan bersodaqoh.

Wajib atas dasar di dalam setiap amalan seorang muslim kadar hukum, apakah ibadah ini wajib, sunnah atau dianjurkan. Sebagai tolak ukuran apakah amalan tersebut untuk Allah semata atau karena untuk yang lainnya.

Meskipun memberi adalah perbuatan sunnah yang dianjurkan. Namun ada pula tingkatan hukum dalam seseorang mengeluarkan hartanya untuk bersedekah.

  • Sunnah

Hukum asal sedekah adalah sunnah namun sangat dianjurkan di saat lapang maupun darurat susah. Karena ada pengkhususan pahala balasan dari Allah SWT bagi orang-orang yang mau mensedekahkan sebagian hartanya untuk orang lain.

“Tidaklah di pagi hari seorang hamba kecuali pada saatnya terdapat dua malaikat yang turun. Salah satu dari keduanya berdo’a, ‘Ya Allah, berikanlah kepada orang yang berinfak sebuah ganti (dari apa yang telah dinfakkan)’. Sedangkan satunya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kepada orang yang menahan (hartanya) sebuah kebinasaan (untukl hartanya)” (HR. Bukhori)

  • Wajib

Bersedekah menjadi wajib ketika seseorang menjumpai orang yang lebih membutuhkan. Misalnya ada pengemis yang sangat miskin meminta-minta kepada Anda. Maka sedekah menjadi wajib atas hal tersebut.

Ada pula alasa syar’i lain yang menyebabkan sedekah menjadi wajib. Yakni ucapan nadzar untuk bersedekah setelah sesuatu terjadi. Maka hukum bersedekahpun wajib dan bila tidak dikerjakan mendapat dosa.

“Dan belanjakanlah sebagian harta bendamu di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan yang amat. Karena sesungguhnya Allah menyukai orang berbuat baik” (Al-Baqarah : 195)

  • Makruh

Sedekah menjadi makruh hukumnya bila barang yang diberikan berupa barang yang kurang bermanfaat dan dapat menjadikan madharat bagi pengguna.

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلاَ صَدَقَةٌ مِنْ غُلُولٍ

Tidak akan diterima shalat tanpabersuci, tidak diterima pula sedekah dari harta haram (ghulul)” (HR. Muslim)

  • Haram

Hukum sedekah akan berubah drastis menjadi haram ketika barang yang disedekahkan berupa barang yang haram maupun dipergunakan untuk maksiat & kejahatan.

أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا

Wahai para manusia, sungguh Allah itu thoyyib (baik). Allah tidak akan menerima apapun kecuali dari apap yang thoyyib (baik) pula.“ (HR. Muslim)

Itulah 4 hukum bersedekah sesuai tingkatan dan ketentuan islam. Bilamana Anda mendapati permasalahan yang menyerupai tersebut diatas sebaiknya dapat mempertimbangkan untuk bersedekah agar harta yang Anda miliki senantiasai berkah dan bernilai pahala di sisiNya.

Bagaimana Cara Sedekah yang Benar?

bersedekah
Magic of Giving
  • Memberikan sebagian harta yang baik dan halal

Dengan memberi harta yang baik dan halal tentu akan dapat dipergunakan secara maksimal oleh penerima. Bilamana barang yang diberikan kurang bagus bisa jadi tidak akan dipakai dan bahkan bisa diterlantarkan.

  • Mengutamakan memberi kepada sanak saudara & kerabat dekat

Sudah menjadi ketentuan yang dianjurkan Allah SWT utnuk memberi kepada keluarga, saudara, orang sekeliling kita baru teman yang lain kemudian orang yang lebih membutuhkan dari semua itu.

  • Sedekah kepada orang yang tidak mampu

Hukum sedekah menjadi wajib bila benar-benar ada orang yang sangat membutuhkan. Untuk memberi sedekah sebaiknya diberikan kepada tahapan yang benar dan orang yang benar membutuhkan sesuai kriteria yang diajarkan.

Dengan orang yang berhak menerima : orang fakir, orang miskin, budak, orang berhutang, musafir, yatimpiatu dan orang jihad.

  • Sedekah yang utama

Nilai ibadah sedekah akan lebih afdhol bila dilakukan secara tersembunyi. Sebagaimana yang telah diajarkan Rasulullah SAW, bilamana seseorang bersedekah memberi kepada orang lain, jangan sampai orang lain yang tidak diberi mengetahuinya.

Ibarat tangan kanan memberi tangan kiri tidak melihatnya. Sungguh membuat diri sendiri tidak riya’ dan tidak membuat orang lain iri untuk diberi.

Keuatamaan Sedekah

tali ukhuwah
“Tali ukhuwah harus tetap dijalin antar sesama”.

Keutamaan sedekah yang dijanjikan Allah SWT :

  • Melipatgandakan rizki dan pahala
  • Sedekah sebagai penghapus dosa
  • Sedekah sebagai wasilah dalam berdoa
  • Sedekah sebagai penolong di akhir zaman
  • Dijauhkan dari siksa api neraka karena sedekah
  • Salah satu amalan pintu khusus ketika memasuki surga
  • Sedekah merupakan amal jariyah yang tidak akan terputus

Manfaat sedekah bagi kehidupan :

  • Menambah persaudaraan
  • Sedekah menjauhkan diri dari kemaksiatan dalam jual beli
  • Sedekah menambah persaudaraan dan kebahagiaan
  • Sedekah mengajarkan rasa ikhlas dan lapang dada
  • Sebagai obat dari berbagai penyakit
  • Tidak mengurangi rizki pemberian Allah SWT
  • Membuka pintu rizki yang tak disangka-sangka
  • Sedekah memanjangkan umur

Demikian penjelasan mengenai hukum memberi shodaqoh semoga bermanfaat. Baca artikel islami lainnya disini.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *