Hikmah Aqiqah

Hikmah Aqiqah – Aqiqah merupakan sebuah dimensi ibadah yang mengandung ritual sekaligus masalah muamalah. Jauh sebelum Rasulullah SAW mensyariatkan aqiqah ini, sebenarnya bangsa Arab sudah mengenalnya.

Artinya budaya menyembelih kambing untuk syukuran adalah hal biasa setelah lahiran bayi. Dengan berkembangnya islam, selain sebagai acara walimah aqiqah, juga dinilai sebagai ritual bersosialisasi.

Baca artikel khusus yang membahas pengertian aqiqah dalam islam.

Namun dari ijma pandangan ulama hukum aqiqah tidak wajib namun sunnah yang dianjurkan. Meski masih banyak perdebatan yang menyelisihinya di kalangan sekarang.

Meski begitu, itu bukan menjadi kerumitan dalam beragama islam. Karena sangat banyak hikmah yang bisa dirasakan oleh orang-orang sekitar, baik dari pelaksana, kerabat, keluarga dan tetangga dekat.

Hikmah Aqiqah

Mendapatkan pahala

Megamalkan sunah apa yang dicontohkan Rasulullah SAW termasuk sesuatu yang berpahala. Jadi sudah jelas bila niat yang jelas hanya untuk mencari ridho Allah, aqiqah yang anda laksanakan akan bernilai ibadah yang sangat berat timbangannya di sisi Allah SWT, insya Allah.

Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW telah menganjurkan bagi yang mampu untuk memberikan tebusan kepada anaknya. Senagaimana hadist aqiqah yang telah dijelaskan di artikel aqiqah dalam islam.

Meningkatkan keimanan

Meningkatnya iman didasari dengan meningkatnya ibadah, begitu pula aqiqah. Penyembelihan hewan aqiqah juga bisa meningkatkan iman bila seseorang memang lurus niat untuk mencari ridho dan pahala Allah semata.

Anak yang digadai

Pelaksanaan aqiqah sebagai bentuk penebusan orang tua kepada Allah atas pemberian seorang bayi. Aqiqah juga diisyaratkan para ulama sebagai penebus untuk perlindungan bayi dari gangguan para syaithon yang terkutuk.

Ibnu Qayyim Al-Jauwzy menambahkan bahwa penebusan ini bukan wajib, jadi bila tak diadakan anak tetap sah dan tidak bermadharat. Sebagaimana segelintir orang yang berkata bahwa bila tidak diberi aqiqah, anak tak bisa memberi syafaat.

Nasehat bagi Muslim dan Mukmin

Dengan adanya anjuran ini, hikmah aqiqah bisa didapat dengan cara saling mengingatkan kepada sesame untuk selalu mengingatkan ibadah Sunnah. Karena dengan memberi nasehat kepada seseorang berarti menasihati dirinya sendiri juga.

Mempererat ukhuwah islamiyah

Menampakkan kegembiraan dan rasa syukur kepada Allah dengan cara mengikuti ajaran Nabi dan meluruskan niat hanya untuk Ilahi.

Namun menampakan kesenangan kepada sesama manusia harus diluapkan dengan cara saling memberi.

Nah dengan cara ini pula ukhuwah tolong menolong antar sesama juga akan terbangun. Tidak jarang di masyarakat Indonesia bila pelaksanaan walimah-aqiqah mereka bergotonh royong memeriahkannya.

Didoakan orang lain

Dengan hadirnya para tamu undangan maupun yang diberi hajat aqiqah, secara otomatis ia pun juga akan mendoakan kebaikan bagi orang tua dan bayinya pula.

Kesimpulan: Hikmah aqiqah sebenarnya untuk membentuk rasa taqarrub kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan amanah berupa anak. Dan sebagai bentuk syukur atasnya pula dengan cara membagikannya kepada orang lain sebagai muamalah kepada manusia. Wallahu a’lam

Syarat Kambing

  • Usia sempurna untuk disembelih, yakni minimal 1 tahun, sedangkan untuk jenis domba minimal umur 7 bulan.
  • Tubuh hewan sempurna tidak ada yang cacat.
  • Menyembelih sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW
  • Daging aqiqah tidak dijual melainkan dibagikan secara matang ataupun yang lainnya sebagai walimatu-laqiqah.

Sunnah Perayaan Aqiqah

Mengumandangkan adzan ketika lahiran

Bila bayi lahir ada anjuran untuk mengumandangkan adzan di telinga sebelah kanan dan iqomah di telinga kiri.

Tahnik dengan kurma

Makanan pertama yang diberikan kepada bayi sebaiknya kurma ajwa yang di-tahnik. Karena Rasulullah SAW juga melakukannya untuk kesembuhan penyakit dan imunisasi pertama pada bayi.

Memberi nama yang baik

Anjuran memberi nama yang baik juga disyariatkan Nabi, karena hakekat nama adalah sebuah doa yang setiap saat diucapkan orang lain pada pemilik nama.

Mencukur rambut bayi

Dengan mencukur rambut bayi, seseoarng juga telah melaksanakan Sunnah yang dilakukan Rasulullah SAW. Dilakukannya tepat di hari ketujuh kelahiran bayi.

Baca juga ulasan lengkapnya di aqiqah bagi bayi

***

Rujukan: konsultasisyariah.com – id.m.wikipedia.org – youtube.com – damainesia.com

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *