Pengertian, Ciri, Struktur & Contoh Kalimat Langsung

Pengertian, Ciri, Struktur & Contoh Kalimat Langsung

Contoh Kalimat Langsung – Mungkin bagi Anda kalimat alngsung dan tidak langsung sudah tidak asing, karena tanpa Anda sadari setiap hari Anda menggunakannya. Berkomunikasi dengan orang lain baik dengan tulisan maupun percakapan.

Penulisan kalimat langsung pada artikel atau teks sangat menonjol dan perlu syarat, ciri khusus untuk menjelaskannya. Untuk lebih jelas mengetahui akan hal tersebut, baik tata cara berbahasa dalam percakapan dan tulisan, kalimat langsung dan tidak langsung.

Pada kesempatan kali ini kami akan ulaskan tentang apa itu kalimat langsung dan apa itu kalimat tidak langsung? Berikut penjelasannya simak dengan baik dan teliti ya.

Apa itu Kalimat Langsung?

tali ukhuwah
Pak ustadz berkata, “Tali ukhuwah harus tetap kita jalin antar sesama”.

Pengertian Kalimat Langsung

Kalimat langsung merupakan sebuah kalimat yang disampaiakan oleh sesorang secara langsung dan dituliskan sama persisi dengan apa yang dikatakan dengan tambahan kutipan.

Kalimat langsungbisa kita temui di artikel, makalah, koran dan majalah. Dalam pembahasan tulisan tersebut pasti terdapat perkataan seseorang yang berguna menjelaskan kutipan yang dirasa penting dan perlu.

Fungsi lain yaitu untuk menjelaskan siapa pembicara dari hal perkataan berupa kutipan kata atau kalimat tersebut.

Ciri-Ciri Kalimat Langsung

  • Kalimat tertulis didalam sebuah kutipan.
  • Huruf pertama dalam petikan menggunakan huruf kapital besar.
  • Kalimat berisi tentang kalimat tanya, kalimat berita, atau kalimat perintah drai seseorang.
  • Struktur susunan kalimat langsung terdiri dari :
  1. pengiring/kutipan
  2. kutipan/pengiring
  3. kutipan/pengiring/kutipan
  • Bagian pemisah dan pengiring antar kalimat langsung dan kalimat lain adalah tanda baca koma ( , ) dan diakhiri dengan tanda titik ( . ).
  • Kalimat langsung yang berupa percakpan dialog berurutan harus menggunakan tanda baca titik dua ( : ) tapat di depan kalimat langsung tersebut.
  • Bila dibaca intonasi lebih tinggi dari kalimat lain.

Aturan Syarat Kalimat Langsung

Dalam membuat tulisan teks kalimat langsung pada suatu bacaan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terutama penggunaan tanda baca, berikut beberpapa persoalan tersebut.

  • Bagian kalimat langsung diberi tanda petikan yang mengapit, tanda tersebut berupa petik dua (“) bukan petik satu (‘).

        Contoh kalimat langsung :

  1. “Kesini kalian semua !”, kata Pak Guru biologi. (benar)
  2. ‘Saya harus bergegas’, kata Doni sambil berlari. (salah)
  • Tanda petik penutup diletakkan setelah tanda baca titik atau koma yang mengakhirkan suatu kalimat petikan.

       Contoh kalimat langsung :

  1. Aldo mengatakan “Aku akan pergi ke Tokyo bulan depan.” (benar)
  2. “Negara jepang lebih terkenal dengan sebutan negara seribu pulau ”, kata Paman Aldo. (benar)
  3. Saya akan melanjutkan kerja setelah istirahat siang,” kata Kepala staff kantor. (salah)
  • Kalimat pengiring diakhiri dengan satu tanda titik dan bila terdapat dua kalimat langsung, tidak perlu huruf besar untuk kalimat keduanya.

        Contoh kalimat langsung :

  1. Ibu bertanya, “Mau pergi kemana kalian liburan tahun ini ?”
  2. “Coba panggil Ayahmu yang sedang duduk di teras,” kata ibu, “dia pasti akan mengantarmu.”
  3. Aldo mengatakan, “Sepatu saya sudah jelek Ayah,” padahal kata Ayah, “sepatu itu masih bagus kok.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Struktur dan Contoh-Contoh Teks Prosedur

Apa Kalimat Tidak Langsung ?

Contoh teks kalimat paragraf eksplanasi sosial - Pengangguran
Ahli psikolog mengatakan bahwa era millenium adalah era dimana banyak produktifitas ataupun sebaliknya.

Pengertian Kalimat Tidak Langsung

kalimat tidak langsung adalah suatu kalimat yang menuliskan perkataan orang lain, namun dengan penjabaran sang penulis. Tanpa ada perkataan secara mulut ditulisan tersebut. Hanya penjabaran yang ditangkap penulis lalu menyampaikannya ke dalam tulisan.

Ciri-Ciri Kalimat Tidak Langsung

  • Bukan kalimat pembicaraan yang dibicarakan seseorang melainakn penjabaran saja.
  • Tidak menggunakan tanda petik.
  • Perubahan kata ganti orang, seperti kata”saya” diganti “dia” atau “beliau” atau yang lainnya.
  • Terdapat pula konjungsi sebagai penyambung dan penerangan kata.

Contoh Kalimat Tidak Langsung

Contoh kalimat langsung :  Ibu guru berkata, “Besok ada ulangan harian matematika dan bahasa indonesia.”

Contoh kalimat tidak langsung : Ibu guru berkata bahwa besok ada ulangan harian matematika dan bahasa indonesia.

Contoh kalimat langsung : Husni bertanya “Bab apa yang akan diujikan besok pagi Bu guru?”.

Contoh kalimat tidak langsung : Husni menanyakan kepada Ibu guru tentang bab apa yang akan diujikan besok pagi.

Pelajari Juga : Kalimat Kompleks dan Kalimat Simpleks

Contoh Kalimat Langsung

  1. “Kamu memang murid yang rajin.” Kata Ibu guru kepada Aldo.
  2. Kata Aldo, “Saya rajin karena ingin mengejar cita-cita ingin menjadi Dokter.”
  3. Ayah menyuruh, “Antarkan mobil ini ke bengkel Jaya sebelah SMK 2 Surakarta.”
  4. Ibu menyarankan, “Cicipi dulu masakan kamu sebelum dihidangkan kepada tamu.”
  5. “Aku sangat bosan dengan tingkahmu.” Kata Aldo kepada Suci.
  6. “Kapan pertandingan Liverpool lawan Manchester City ?” Tanya Abdul kepada teman-temannya.
  7. “Lihat saja sendiri jadwal pertandingan di situs goal dotcom !” jawab Husni.
  8. Abdul berkata, “Aku sangat kagum dengan penampilan Moh Salah kemarin lusa, semoga dapat impresif juga ketika lawan United.”
  9. Kata Badi, “Coba kamu cek di berita dulu karena Salah baru saja mengalami cedera bahu saat berduel bersama Ramos !”
  10. Tante berkata, “Kalian di kamar pada ngomongin apa, belajar sana !”

Contoh kalimat langsung :

  1. Ayah berkata kepada kami, “Liburan kenaikan kelas tahun ini kita akan ke Monas.”
  2. Ibu menjawab, “Oke, sekalian mampir ke rumah Tante Yeni.”
  3. “Jika kamu ingin menjadi orang yang disegani, maka seganilah orang di sekitar Anda, “kata Pak RT.
  4. “Dimana rumah Pak RT ?” Tanya salah satu warga kepada saya.
  5. “Hello, selamat pagi ada yang dapat dibantu,”ujarnya melalui pembicaran telpon seluler.
  6. “Belajar dulu sana, jangan sepak bola melulu yang dipikirkan!” bentak Bu Marni kepada anaknya yang hobi bermain bola tiap sore hari.
  7. Seketika itu juga Pak Sandy mengucapkan sesuatu yang membuat para warga Jakartabergumam dan kaget dibuatnya, “Besok saya akan mencalonan diri jadi wakil presiden, doakan semoga berkah dan lancar!”
  8. “Apa kau siap dan bersedia menjadi bendahara kelas ?” tanya Kak Seto kepadaku.
  9. “Jangan pernah remehkan hal sepele,” perintah Farhan kepadaku.
  10. “Aku ingin berjalan di atas duri rembulan!” bait pembuka puisi ‘Aku’ pun dibacanya dengan keras.
  11. “Selamat, telah menjadi anggota perusahaan kami,” ujar pihak Perusahaan seraya menjabat tanganku.
  12. “Mengapa anda mendaftar di perusahaan kami? tanya HRD perusahaan padaku seketika itu juga.
  13. “Bagaimana test wawancaramu di perusahaan baru nak?’ tanya Ayah kepadaku. Lalu akupun menjawab, “alhamdulillah, lancar atas izin Allah.”
  14. “Kau tak usah sungkan untuk mampi! aku bersedia menerima tamu seperti anda!” ucap Andi dengan nada gembira.
  15. “Tolong beritahu warga yang lain agar rapat RT diajukan karena ada kepentingan mendadak di Kelurahan,” ujar Pak RT melalui telepon genggam.

Baca Juga : Apa sih kalimat Imperatif Itu?

Contoh Kalimat Tidak Langsung

  1. Ibu guru berkata bahwa Aldo adalah murid yang rajin.
  2. Aldo menjawab perkataan Ibu guru dengan alasan ia memiliki cita-cita yang tinggi berupa seorang Dokter.
  3. Ayah menyuruhku untuk mengantarkan mobil ini ke bengkel Jaya sebelah SMK 2 Surakarta.
  4. Ibu menyarankan kepadaku agar mencicipi masakan terlebih dahulu sebelum dihidangkan tamu.
  5. Aldo berkata kepada Suci bahwa dia sangat bosan dengan tingkah Suci .
  6. Abdul beratnya kepada teman-temannya tentang jadwal pertandingan Liverpool vs Manchester City.
  7. Husni menjawab pertanyaan Abdul dengan jawaban singkat, ia mengatakan agar Abdul cek sendiri di situs goal dotcom.
  8. Abdul menyatakan bahwa ia sangat mengagumi Mohamed Salah.
  9. Badi meneriakan ajakan pergi ke kelas segera kepada temannya yang terlambat masuk sekolah.
  10. Ibu guru memanggil murid yang terlambat masuk kelas dengan sebutan murid teladan yang tidak pantas dicontoh.

Contoh kalimat tidak langsung :

  1. Ayah mengatakan kepada kami bahwa liburan kenaikan kelas tahun ini jalan-jalan ke Monas.
  2. Ibu menjawab perkataan Ayah dengan jawaban siap dan bersedia.
  3. Jika kamu ingin menjadi orang yang disegani, maka seganilah orang di sekitar Anda, kutip Pak RT kepada kami.
  4. Ada seseorang yang menanyakan keberadaan rumah Pak RT.
  5. Dia menjawab teleponku dengan sapaan selamat pagi dan menanyakan kabar.

Baca Juga : Apa sih kalimat Konjungsi?

Tinggalkan komentar