Pengertian, Ciri, Struktur dan Contoh Kalimat Efektif

Pengertian, Ciri, Struktur dan Contoh Kalimat Efektif

Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Kalimat Efektif – Selamat datang kembali di web kami, damainesia.com. Kemarin kita telah membahaskan tentang kalimat kompleks dan kalimat simpleks. Pada kesempatan ini kami akan membahas tentang kalimat efektif dan tidak efektif.

Apa itu kalimat efektif? Dan apa kalimat tidak efektif itu? Lantas apa yang membedakan kedua kalimat tersebut?

Dua istilah tersebut sangat sering kita jumpai di teks eksplanasi, tulisan sastra bahasa, karya ilmiah dan surat-surat kerjaan. Untuk itu pelajari lebih lanjut mengenai kalimat efetif ini, agar dapat menjadi panduan ilmu bagi Anda ketika menulis karya ilmiah maupun menulis surat lamaran pekerjaan. Berikut ulasan mnegenai pengertian, ciri, struktur, jenis dan contoh-contoh kalimat efektif dan tidak efektif.

Pengetian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah susunan bentuk bahasa yang diawali dengan awalan bunyi dan diakhiri dengan kesenyapan tanda baca, berupa ejaan yang disempurnakan (EYD) penulisan bahasa dan tanda baca yang baik dan benar. Sehingga mudah disampaikan oleh pembaca dan mudah dimengerti oleh pendengar atau lawan bicara.

Selain itu, kalimat efektif juga mengisi tentang penyampaikan gagasan ide yang disampaikan melalui tulisan agar mudah dipahami penulis itu sendiri, pembaca maupun pendengar.

Beberapa hal yang membuat kalimat menjadi tidak efektif karena adanya kata yang tanpa keterangan yang pasti. Kata-kata tanpa keterangan menyebabkan makna ganda dan menimbulkan salah paham.

Maka dari itu seorang penulis, pembicara harus memperhatikan penulisana bahasa menggunakan kalimat efektif dengan EYD yang tepat, guna tersampainya pesan yang akan disampaikan.

Oh ya kalimat efektif tak berupa kalimat aktif saja namun bisa dibuat kalimat pasif juga tergantung polanya.

Ciri-Ciri Kalimat Efektif

Ada beberapa ciri-ciri kalimat efektif agar suatu susunan kata dapat menjadi kalimat efektif sempurna. Berikut beberapa ciri-ciri kalimat efektif.

  • Kesepadanan

Memiliki susunan SPOK yang berurutan dan terkadang tidak ururt namun kalimat tidak membingungkan dalam pembacaan dan pengartian.

Contoh kalimat efektif : Ayah pulang kerja dan menjemput Ibu dari rumah kakek.

Contoh kalimat tidak efektif : Ketika Ayah pulang kerja, Ayah menjemput Ibu di rumah kakek.

  • Dalam bentuk paralel

Kalimat dalam bentuk paralel dan konsisten. Meski menggunakan kata imbuhan di-, maka di kalimat selanjutnya harus menggunakan imbuhan itu pula.

Contoh kalimat efektif : 3 hal yang harus diperhatikan dalam merawat tanaman anggrek, disiram, dipupuk dan dirawat.

Contoh kalimat efektif : Harga beras dibekukan dan dinaikan secara drastis.

Contoh kalimat tidak efektif : Harga beras dibekukan dan penaikannya secara drastis.

  • Penghematan kata 

Ciri-ciri lain agar terpenuhinya susunan kata menjadi kalimat efektif yaitu menghemat kata dalam penulisan, tidak bertele-tele dalam penulisan. Karena banyak penulisan mengejar volume jumlah kata hingga terjadi pemborosan kata yang sama maknanya. (tidak boros menggunakan kata)

Contoh kalimat efektif : Aku belajar kelompok di rumah Budi, setelah ia menjemputku siang tadi.

Contoh kalimat tidak efektif : Aku belajar kelompok di rumah Budi, setelah Budi menjemputku siang tadi di rumahku.

Contoh kalimat efektif : Para murid SD TI Manang melakukan upacara di hari senin.

Contoh kalimat tidak efektif :Para murid-murid laki-laki maupun perempuan SD TI Manang melakukan upacara di hari senin.

  • Kelogisan (menggunakan bahasa yang logis)

Ciri-ciri terakhir kalimat efektif adalah kelogisan kalimat mengenai kejadian dan keadaan yang diceritakan. Peran ini juga berpengaruh pada kesan ambigu (multitafsir). Oleh karena itu harus ada kejelasan mengenai pemahaman logis secara umum.

Contoh kalimat efektif : Kepada Bapak kepala sekolah, kami persilahkan

Contoh kalimat tidak efektif : Kepada Bapak Joko selaku kepala sekolah, waktu dan tempat kami persilahakan.

  • Menurut penalaran

Menjelaskan tentang ide penalran yang mudah dipahami sesuai ejaan baku, yang juga bisa disebut bahasa efektif.

Contoh kalimat efektif : Saya telah membaca novel itu. atau Novel itu telah saya baca.

Contoh kalimat tidak efektif : Sudah saya baca novel itu.

  • Kecermatan makna kata

Menentukan makna kalimat secara jelas. Penggunaan katanya pun jelas dan diterangkan tidak bermakna dua.

Contoh kalimat efektif : Murid sekolah menengah atas 3 itu mendapat juara 1 lomba cerdas cermat.

Contoh kalimat tidak efektif : Murid yang bersekolah di SMA 3 itu mendapat juara 1 lomba cerdas cermat.

  • Kepaduan kata

Maksudnya adalah kepaduan pernyataan kata dalam kalimat tersebut sama, sehingga informasi yang disampaikannya satu lingkup, tidak terpecah-pecah.

Contoh kalimat efektif : Kita harus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kita.

Contoh kalimat tidak efektif : Kita harus dapat mengembalikan  kepercayaan kita untuk masyarakat. 

Syarat Kalimat Efektif

Berikut syarat kalimat efektif agar terpenuhi menjadi kalimat sempurna menurut EYD

  • Memiliki struktur kalimat lengkap

Kalimat efektif harus mempunyai struktur bahasa yang jelas dan lengkap menurut ejakan yang disempurnakan, sesuai kamus besar bahasa indonesia (KBBI). Susunannya juga terdiri dari Subyek, Predikat, Obyek dan Keterangan (SPOK) yang jelas. Di dalam kalimat efektif harus seimbang pemaikaian struktur bahasa.

  • Sistematik dan memiliki makna yang jelas

Tersusun atas kalimat sederhanalengkap dengan keterangan. Dan dari struktur sederhana tersebut telah menjelaskan makna arti kata dari kalimat tersebut.

  • Ketegasan ide topik

Kalimat tersebut langsung menjelaskan subyek, predikat dan obyek secara jelas berdasarkan ide topik yang disampaikan.

  • Kesamaan bentuk struktur

Hal kedua yang harus diperhatikan yaitu tentang kesamaan dan kesepadanan struktur SPOK lengkap dan jelas. Sehingga tidak membingungkan dan selalu berurutan. Pada penambahan konjungsi harus ditempatkan di poisisi yang tepat.

Contoh kalimat efektif : Ayah berangkat kerja, lalu sepulangnya langsung ke rumah nenek untuk menjemputku.

Contoh kalimat tidak efektif : Ayah berangkat kerja, kemudian sepulangnya Ayah dari kerja, langsung ke rumah nenek untuk menjemputku.

  • Pemilihan kata yang cermat dan tepat

Jangan pernah membuat kalimat yang memiliki makna ganda (ambigu). Bila kalimat bersifat ambigu, maka akan timbul multi tafsir maka akan membuat bingung pembaca.

Contoh kalimat efektif : Tolong fotokan kopi itu!

Contoh kalimat tidak efektif : Tolong foto kopi itu!

Ada dua penafsiran untuk kalimat tersebut. Pertama fotografi pada kopi tersebut, kedua foto kopi dibuat ganda. Seharusnya dijelaskan menggunakan imbuhan atau kata lain agar makan jelas.

Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Dari beberapa ciri dan syarat penulisan kalimat efektif diatas dapat kita simpulkan bahwa, Perbedaan antara kalimat efektif dan kalimat tidak efektif yakni sistematik struktur penyusunan kata yang baik benar dan singkat.

Untuk kalimat efektif menggunakan bahsa singkat, padat, jelas, mudah dipahami dan berdiri atas unsur dasar EYB yang berlaku sesuai KBBI.

Sedangkan kalimat efektif adalah kalimat yang menjabarkan kata dengan bertele-tele, panjang, penjelasan sulit dipahami. Sehingga membuat orang sukar dan enggan membacanya.

Contoh Kalimat Efektif

contoh kalimat efektif dan tidak efektif
@pixabay

Contoh Kalimat Efektif Tentang Pahlawan : Para pahlawan rela mengorbankan nyawa dan hartanya demi membela bangsa dan negara. Mereka meninggalkan anak istri untuk berperang melawan penjajah. Berusaha mengusir dan mempertahankan tanah milik rakyat Indonesia. Perjuangan para pahlawan selalu kami ingat hingga saat ini.

Contoh Kalimat Efektif dalam Surat Lamaran Pekerjaan

contoh surat lamaran kerja guru
edited by damainesia.com

Perhatikan kata dan kalimat dari contoh surat diatas. Bila ingin mengetahui lebih lanjut tentang surat lamaran pekerjaan silahkan klik disini.

Contoh Kalimat Efektif Menggunakan Kosa Kata Baku

Kalimat efektif dengan bahasa baku : Mereka saling dorong dalam antrian.

Bahasa tidak baku : Mereka saling dorong-mendorong dalam keramaian antrian.

Kalimat efektif dengan bahasa baku : Adik membaca buku pelajaran Bahasa Indonesia di kamar.

Bahasa tidak baku : Adik lagi mbaca buku pelajaran Bahasa Indonesia di kamar.

Kalimat efektif dengan bahasa baku : Pemenang diminta untuk naik ke atas panggung.

Bahasa tidak baku : Pemenang diminta untuk maju dan naik keatas panggung.

Kalimat efektif dengan bahasa baku : Ardiyansah mengontrak rumah di daerah Surakarta.

Bahasa tidak baku : Ardiyansah gontrak rumah di daerah Surakarta.

Kalimat efektif dengan bahasa baku : Ketika lebaran mereka bersalaman.

Bahasa tidak baku : Ketika lebaran mereka saling bersalam-salaman

Kalimat efektif dengan bahasa baku : Harap memarkirkan kendaraan dengan rapi.

Bahasa tidak baku : Harap markir kendaraan dengan rapih.

Kalimat efektif dengan bahasa baku : Buah itu jatuh setelah tertiup angin kencang.

Bahasa tidak baku : Buah itu jatuh ke bawah setelah tertiup angin kencang.

Contoh Makalah Kalimat Efektif

Paragraf tidak efektif

Husni ingin pergi ke bioskop karena ingin menonton film Laskar Pelangi, padahal novel Laskar Pelangi sudah pernah Husni baca tetapi Husni tetap ingin menonton film tersebut. Husni pun ikut mulai ikut mengantri tiket bersama temannya, maka dia ikut berdesak-desakan dengan para pengunjung yang lain. Setelah mendapatkan tiket masuk bioskop, Husni dapat menoton film Laskar Pelangi yang sangat dia dambakan. Namun setelah selesai menonton Husni disadari bahwa film dan novelnya agak berbeda alur ceritanya. Menurut Husni, novel Laskar Pelangi lebih bagus dan menarik dari pada filmnya.

Paragraf efektif

Husni ingin pergi ke bioskop karena ingin menonton film Laskar Pelangi, padahal Husni pernah membaca novelnya , tetapi Husni tetap ingin menonton film tersebut. Husni pun mengantri tiket bersama temannya dan ia ikur berdesak-desakan. Setelah mendapatkan tiket masuk bioskop, Husni dapat menoton film Laskar Pelangi yang sangat dia dambakan. Namun setelah selesai menonton Husni menyadari bahwa film dan novelnya agak berbeda alur ceritanya. Menurut Husni, novel Laskar Pelangi lebih bagus dan menarik daripada filmnya.

Pertanyaan Tentang Kalimat Efektif

Mungkin sebagian dari Anda diberikan tugas oleh Guru untuk mncari pertanyaan atau jawaban mengenai kalimat efektif. Berikut beberapa contoh pertanyaan tentang kalimat efektif beserta jawabannya.

1. Apakah yang dimaksud dengan kalimat efektif dan tidak efektif? Jelaskan dan sertakan contoh.

Jawaban :

Kalimat efektif adalah susunan tata bahasa yang ditulis berdasarkan tanda baca, berupa ejaan yang disempurnakan (EYD) penulisan bahasa dan tanda baca yang baik dan benar. Sehingga dapat disampaikan dengan mudah oleh pembaca dan mudah dimengerti oleh pembaca atau lawan bicara.

Contoh : Saya menpunyai sepeda baru dan saya juga mempunyai sepatu baru. (kalimat tidak efektif)

Saya mempunyai sepeda dan sepatu baru . (kalimat efektif)

2. Ada beberapa syarat untuk membuat kalimat agar bisa dikatakan efektif, sebutkan 4 saja!

Jawaban :

Sistematik, ketegasan kalimat, memiliki makna dan memiliki struktur engkap.

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan prinsip Kalimat Efektif Kesepadanan Bentuk Sruktur! Sertakan contoh.

Jawaban : 

Suatu kalimat yang harus memenuhi unsur gramatikal bahasa yaitu SPOK yang tepat. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur tata kata bahasa. Dan bila ditambahkan konjungsi , harus diposisikan ditempat yang tepat agar jelas fungsinya.

Contoh: Anita pulang dari sekolah, kemudian Anita mampir ke rumah temannya untuk belajar kelompok. (tidak efektif)

Anitaa pulang dari sekolah, kemudian kerumah temannya untuk belajar kelompok. (efektif)

4. Berikan contoh kalimat yang menggunakan prinsip penghematan Kata!

Jawaban : 

Budi mempunyai bola dan Ani tidak mempunyai bola tetapi boneka. (pemborosan kata)

Budi mempunyai bola sedangkan Ani mempunyai boneka. (penghematan kata dan termasuk kalimat efektif)

5. Buatlah 3 kalimat tidak efektif dan pembenarannya menjadi kalimat efektif!

Jawaban : 

#Banyak yang sudah menyangka kalau dia itu seorang penulis buku novel. (kalimat tidak efektif)

Banyak yang menyangka bahwa dia seorang penulis novel. (kalimat efektif)

#Pohon mangga itu berbuah manis, daunnya berwarna hijau dan batang besar. (kalimat tidak efektif)

Pohon mangga itu berbuah manis, berdaun hijau dan berbatang besar. (kalimat efektif)

#Saran yang telah Anda kemukakan akan dipertimbangkan oleh kami. (kalimat tidak efektif)

Saran yang telah Anda kemukakan akan kami pertimbangkan. (kalimat efektif)

Contoh pertanyaan kalimat efektif SBMPTN

Soal Kalimat Efektif 

pertanyaan kalimat efektif
@quipper.com

Mengoreksi kalimat yang janggal. Anda harus menemukan kejanggalan yang membuat kalimat tersebut menjadi tidak efektif.

Pertama terapat SPOK-nya. Kedua, memakai suku kata yang hemat (penghematan kata). Ketiga, struktur berdasrakan kelogisan. Keempat, sesuai EYD dan memiliki makna satu. Kemudian yang kelima kalimat berbentuk paralel.

Berdasarkan pilihan tersebut diatas kata “meningkatnya” dianggap tidak paralel karena terdapat kata perbaikan dan pemasaran. Sehingga tidak berpadu satu suara. Seharusnya memakai kata “peningkatan“. Jadi jawaban yang tepat untuk pertanyaan diatas adalah nomor 2.

Soal Kalimat Efektif Selanjutnya

contoh pertanyaan tentang kalimat efektif
@quipper.com

Pada soal diatas, Anda diperintahkan untuk mencari kalimat tidak baku sehingga tidak disebut kalimat efektif. TErdapat 5 pilihan untuk Anda pilih secara teliti sesuai tata bahasa struktur kalimat efektif.

Dari 5 pilihan jawaban yang ada, nomor 1 sampai 4 semua memiliki kata baku sesuai EYD. Namun untuk nomor 5 terdapat kata “bekerjasama“. Yang mana kata bekerjasama seharusnya dipisahkan space, hingga menjadi “bekerja sama“. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah nomor 5.

Tinggalkan komentar