Cara Mencangkok Tanaman yang Benar (Tutorial Mudah Bagi Pemula)

Cara Mencangkok Tanaman yang Benar (Tutorial Mudah Bagi Pemula)

Cara Mencangkok Tanaman – Memiliki area yang terbatas kini bukan lagi jadi halangan untuk memiliki hobi bercocok tanam, salah satunya tanaman buah. Perkembangan tren menanam tabulampot alias tanaman buah dalam pot pun membuat banyak orang penasaran bagaimana caranya mendapatkan pohon dengan buah yang melimpah dan waktu panen yang singkat.

Pencangkokan atau okulasi merupakan salah satu teknik yang dipakai untuk mengembangbiakan tanaman, terutama yang nantinya akan ditanam di dalam pot. Tanaman hasil pencangkokan ini tidak akan tumbuh terlalu tinggi sehingga cocok ditanam di area rumah dengan tanah yang terbatas.

Baca : Cara Menanam Bibit Kelapa yang Benar

Keuntungan Mencangkok Tanaman Buah

Ada beberapa keuntungan yang didapat dengan mencangkok tanaman buah. Dibandingkan dengan tanaman yang tumbuh dari biji, tanaman hasil cangkokan memiliki waktu panen yang lebih singkat dan lebih cepat berbuah. Selain itu, sifat dan kualitas buah yang dihasilakan sama dengan tanaman induknya, sehingga jika memliki tanaman dengan kualitas baik dapat dikembangbiakkan dengan lebih mudah.

Namun, ada beberapa kelemahan dari tanaman hasil cangkokan yang harus diingat. Karena pohon hasil cangkokan tidak memiliki akar tunggang, maka tanaman jadi lebih tidka tahan kering dan mudah roboh jika terkena angin kencang atau hujan yang terlalu deras. Selain itu, perlu diingat jika tanaman induk akan menderita jika terlalu banyak cabang yang dipangkas untuk dicangkok.

Jika ingin menjajal teknik pencangkokan, ada banyak jenis tanaman yang bisa diperbanyak dengan cara ini, salah satunya pohon jambu air. Simak beberapa tips berikut ini untuk cara-cara mencangkok tanaman buah jambu berikut ini.

Cara Mencangkok Tanaman Buah Jambu

Cara Mencangkok Tanaman

Secara teknis, mencangkok merupakan cara mendapatkan tanaman baru dengan memicu pertumbuhan akar pada batang atau cabang tanaman induk. Jika memiliki pohon jambu dengan kualitas buah yang manis, tidak ada salahnya mencoba memperbanyaknya dengan cara mencangkok pohon jambu tersebut.

Langkah mencangkok pohon jambu:

  • Pertama, siapkan dulu bahan dan peralatannya terlebih dahulu, seperti alat pemotong yang cukup tajam, plastik transparan, tali raffia, tanah, pupuk bisa berupa kompos atau pupuk kandang, dan hormon perangsang akar.
  • Setelah alat tersedia, mulailah memilih tanaman induk yang tepat yang memiliki syarat-syarat tertentu. Pilih tanaman dengan umur yang cukup dan kokoh, tidak terkena hama atau penyakit, selalu berbuah setiap tahunnya, tumbuh dengan optimal, masih dalam masa produktif, dan punya cabang atau ranting yang kuat.
  • Kemudian, setelah menemukan tanaman induk yang tepat, yuk mulai cara mencangkok pohon jambu. Pertama, kupas kulit bagian cabang pohon yang akan dicangkok menggunakan cutter atau pisau hingga ke bagian yang terdapat lender. Bagian ini merupakan kambium batang.
  • Biarkan terlebih dahulu hingga lender mongering kurang lebih satu hingga tiga jam untuk mempercepat pertumbuhan akar. Oleskan hormon perangsang akar seperti ZPT pada bagian tersebut.
  • Ambil beberapa genggam tanah dan letakkan di atas plastik transparan kemudian tempelkan pada area yang dicangkok. Tali bagian ujungnya dan pastikan batang pohon yang terkelupas tadi telah tertutup rapat dengan tanah.
  • Jangan lupa siram dengan air untuk menjaga kelembapannya setiap pagi dan sore untuk menjaga kelembapan tanah. Bibit cangkokan yang dianggap berhasil akan menunjukkan tumbuhnya akar dan siap dipindahkan setelah dua hingga tiga bulan.
  • Potong bagian cabang yang dicangkok dengan hati-hati lalu buka seluruh tali dan buang plastik transparan yang menutupi area cangkokan. Tanam bibit pohon jambu tersebut ke dalam polybag berisi media tanah yang sebelumnya sudah dicampur dengan pupuk.

Baca : Buah Untuk Masker Wajah?

Cara Mencangkok Tanaman Buah Kelengkeng

Cara Mencangkok Tanaman buah kelengkeng

Siapa yang tak kenal dengan buah kelengkeng? Walau ukurannya bulat mungil, tapi dagingnya yang berwarna putih memiliki rasa manis dan segar. Tidak heran jika kelengkeng sering diburu orang dan harganya pun cukup tinggi.

Jika ingin memiliki pohon kelengkeng di rumah, tentunya akan sangat lama menunggu pohon kelengkeng hingga berbuah apabila menanamnya dari biji.

Alternatif yang lebih cepat dan praktis adalah dengan cara mencangkok pohon kelengkeng. Selain masa panen yang lebih singkat, mencangkok pohon kelengkeng dengan varietas unggul akan menghasilkan benih yang kualitasnya sama dengan tanaman induknya. Jika sudah mendapatkan pohon kelengkeng dengan varian kualitas tinggi, Anda bisa mulai dengan cara mencangkok pohon kelengkeng berikut ini.

Alat-alat Mencangkok Tanaman Buah Kelengkeng. Untuk peralatan kurang lebih sama dengan teknik mencangkok pohon lainnya, seperti:

  1. alat pemotong yang cukup tajam
  2. plastik, tanah
  3. hormon perangsang akar
  4. tali untuk mengikat

Langkah Mencangkok Pohon Kelengkeng

  • Pilih pohon kelengkeng yang berumur cukup, bebas hama dan penyakit, dan tidak terlalu banyak dicangkok. Temukan ranting yang lurus untuk memudahkan cara mencangkok pohon kelengkeng.
  • Hilangkan kambium atau bagian berlendir pada batang pohon secara melingkar dengan panjang kurang lebih tiga hingga lima sentimeter.
  • Pastikan panjang ranting dari ujung daun hingga leher keratin memiliki minimal panjang 50 sentimeter.
  • Biarkan kering selama satu hingga dua hari agar mempermudah tumbuhnya akar. Sebelumnya, oleskan hormon perangsang akar pada keratan batang yang sudah dibuat beberapa hari yang lalu dan rendam tanah yang akan digunakan dengan sedikit air.
  • Pasang plastik dengan cara mengikatkannya di bawah bagian yang sudah dikerat lalu masukkan tanah ke dalam plastik lalu ikat bagian tengah dan ujungnya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kelembapan media dengan menyiramnya menggunakan air saat mulai mongering.

Jika cara mencangkok pohon kelengkeng berhasil, maka Anda dapat melihat akar yang menyembul ke luar. Apabila tidak ada perubahan, bisa jadi kegagalan tumbuhnya cangkokan disebabkan oleh masih adanya cambium yang menempel di kayu sehingga terbentuk kembali atau media yang kurang lembap.

Cara Mencangkok Pohon Rambutan

Cara Mencangkok Tanaman buah mudah

Buah rambutan merupakan salah satu buah asli daerah tropis dan banyak dikembangbiakkan di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, hingga India. Buahnya yang berdaging putih dan manis ini memang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia dan beberapa jenis di antaranya cukup populer, bahkan jadi buruan.

Mulai dari rambutan binjai yang berdagung buah tebal, rambutan rapiah yang sangat manis, hingga rambutan garuda khas Kalimantan Selatan.

Jika ingin menikmati rambutan sepanjang tahun, ada baiknya menjajal cara mencangkok pohon rambutan yang baik dan benar.

Tahap-tahapnya pun cukup mudah. Asalkan sudah menemukan pohon indukan dengan kualitas yang cukup baik, misalnya tahan terhadap serangan hama dan penyakit, aktif berbuah, hingga buah rambutan yang besar, berdaging tebal, dan manis.

Langkah Mencangkok Pohon Rambutan

  • Pertama, temukan tanaman indukan yang umurnya lebih dari empat bulan dan pastikan cabang yang dipilih memiliki minimal panjang 80 sentimeter.
  • Kupas pangkal dahan yang akan dicangkok sepanjang kurang lebih 20 sentimeter lalu bersihkan lender atau cambium dan tunggu hingga kering.
  • Bungkus dengan media tanah lalu bungkus menggunakan plastik berventilasi atau sabut kelapa, ikat kedua ujungnya dengan cukup kuat agar tidka mudah terlepas.
  • Jangan lupa untuk menyiram cangkokan tersebut setiap hari selama dua bulan atau hingga akarnya keluar. Setelah dianggap memiliki cukup banyak akar, potong dan tanam pada media tanam di dalam pot atau polybag.

Yaps, demikian tadi ulasan singkat mengenai cara mudah dalam mencangkok tanaman terutama pohon bebruah yang bisa menjadi langkah pertama bagi anda yang belajar bertanam di rumah. Semoga bermanfaat dan bisa mnejadi rujukan terbaik bagi anda. Terimakasih.

Tinggalkan komentar