mozaik unik sederhana namun keren

Teknik Cepat Cara Membuat Mozaik yang Mudah nan Indah

Cara Membuat Mozaik – Pernah terpesona dengan lantai atau dinding yang membentuk gambar tertentu dan terbuat dari potongan-potongan keramik atau bebatuan? Ya, itulah yang disebut dengan mozaik. Sejak dahulu kala, mozaik telah menjadi teknik yang dipilih untuk menambahkan dekorasi pada rumah atau bangunan yang menarik.

Karena desain hiasan yang terbuat dari ubin berwarna yang ditata, mungkin anda berpikir jika teknik pembuatannya hanya dapat dilakukan oleh para professional. Namun, hanya dengan beberapa bahan dan alat, bisa kok membuat mozaik sendiri.

Sebelum mencobanya, ada baiknya mengetahui sedikit tentang pengertian dan latar belakang munculnya unsur seni mozaik yang unik.

Apa Itu Mozaik?

cara bikin mozaik

Karya seni dalam rupa dua atau tiga dimensi ini dibentuk dengan mengkombinasikan kepingan material yang dipotong kemudian disusun atau ditempel sesuai dengan keinginan. Materialnya pun bermacam-macam, mulai dari potongan kertas, potongan kayu, daun kering, potongan keramik, pecahan kaca, hingga biji-bijian.

Bahan-bahan ini dapat datang dengan berbagai warna untuk membentuk gambar yang diinginkan. Nantinya, kepingan, potongan, atau pecahan itu ditempel ke media, baik kanvas kertas, lantai, atau dinding yang sebelumnya sudah diberi pola.

Perbedaan Kolase, Montase, dan Mozaik

gambar mozaik

Pada dasarnya, kolase, montase, dan mozaik sama-sama merupakan seni menyusun bentuk dan menjadi bagian dari seni rupa dua dimensi. Tapi pengertian ketiganya sering tertukar dan bikin salah paham. Kolase menggabungkan material yang berbeda yang direkatkan pada bidang permukaan untuk membentuk gambar tertentu, misalnya menyusun gambar rumah dengan menggunakan bahan kain, kertas Koran, maupun biji-bijian.

Teknik kolase ini pertama kali diperkenalkan lewat duet dua seniman besar, Pablo Picasso dan George Braque, setelah mempublikasikan teknik menyusun gambar lewat karya berjudul Still Life With Chair Caning di tahun 1912. Walau dipelopori seniman besar, kolase bisa dilakukan oleh siapa pun karena teknik gunting dan tempel yang cukup mudah.

Mirip dengan kolase, istilah montase lebih serin diaplikasikan untuk memodifikasi foto yang terbuat dari potongan beberapa gambar yang ditempel bersamaan, hingga membentuk gambar baru. Montase mengandalkan teknik eksposisi atau layering dan biasanya memanfaatkan software digital. Cukup pilih salah satu foto atau gambar yang berfungsi sebagai latar tempat dan waktu, lalu tempelkan potongan gambar lainnya yang ditempelkan untuk menambahkan makna atau membuat cerita baru.

Jika kolase menggabungkan material yang berbeda, maka mozaik mengkombinasikan kepingan material sejenis, misalnya gelas, keramik, atau logam dengan ukuran yang sama. Cara membuat mozaik ini pun cukup sederhana untuk menciptakan perubahan bentuk hingga menjadi kesatuan pola yang memiliki arti tersendiri.

Sejarah Mozaik

 

cara membuat mozaik

Cara pembuatan mozaik memang telah dikenal sejak lama, bahkan menjadi bentuk seni populer di beberapa budaya di seluruh dunia. Mozaik yang diketahui paling awal ditemukan di sebuah kuil Mesopotamia yang berasal dari tahun 3 SM.

Terbuat dari gading, kerang, dan batu, potongan-potongan dekoratif dan abstrak ini menjadi dasar bagi mozaik yang dibuat ribuan tahun kemudian di Yunani Kuno dan Kekaisaran Romawi. Berbeda dengan pembuat mosaik Mesopotamia, bagaimanapun, seniman Klasik memilih untuk membuat gambar, pola, dan motif di mozaik buatan mereka.

Dari abad ke-4 hingga Renaissance, mozaik bermunculan di basilica atau gereja Katolik di seluruh Italia. Karya-karya halus ini menghiasi langit-langit dan lantai dan biasanya menggambarkan potret orang-orang kudus dan tokoh-tokoh Alkitab lainnya. Mozaik juga termasuk dalam salah satu arsitektur Islam awal yang terkenal, yang terbukti sangat populer di abad ke-7 dan ke-8. Karya-karya ini sering menampilkan bentuk geometris berulang, warna cerah, dan pola hiasan dan muncul baik di dalam maupun di fasad bangunan.

Selama Abad Pertengahan, mozaik tampak dominan di pusat seni Bizantium. Potongan-potongan ini terkenal karena detail rumit dan penggunaan daun-daun emas berkilauan. Sementara sebagian besar dari karya-karya ini telah dihancurkan, karya-karya yang tersisa dianggap sebagai beberapa mozaik paling indah di dunia. Walau sempat kurang populer di kalangan seniman Renaissance, seniman Modernis dari Antoni Gaudí yang hebat hingga desainer art deco membantu menjaga bentuk seni kuno tetap hidup dan membuka jalan bagi pembuat mozaik kontemporer.

Teknik dan Cara Membuat Mozaik

model mozaik lantai

  • Tentukan Model Mozaik

Sebelum mulai mengenal cara membuat mozaik, persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu. Bisa dalam bentuk kaca, batu, kerang, keramik, atau biji-bijian, lalu alas untuk menempelkan mozaik berbentuk kayu, karton, atau kardus yang dapat menahan beban. Selain itu, siapkan juga design atau pola gambar yang akan membuat gambar mozaik tampak menarik seperti bunga, hewan, pemandangan, transportasi atau seni hias yang anda inginkan. Jangan lupa, sediakan perekat yang cocok dengan bahan yang digunakan untuk mozaik, seperti lem, nat, atau semen.

  • Proses pembuatan

Tahap kedua dari cara membuat mozaik adalah menyiapkan alas yang akan digunakan di atas permukaan yang keras seperti lantai atau meja lalu buat pola gambar yang diinginkan di atasnya. Mulailah mengatur tata letak potongan atau pecahan sebelum mengoleskan perekat. Tapi sebelumnya, pastikan bahan-bahannya sudah terpotong sesuai ukuran dan bersih dari kotoran. Oleskan perekat pada seluruh pola gambar dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan agar hasil mozaik tampak lebih rapi.

  • Finishing

Ini saatnya menempel dan menyusun kepingan bahan satu persatu, mulai dari sudut design dan kerjaan sesuai dengan urutan barisnya. Cara membuat mozaik ini memang membutuhkan ketelitian dan kesabaran untuk mendapatkan hasil sesuai dengan keinginan. Setelah semua bahan dapat tertempel di atas permukaan bidang, yang perlu dilakukan adalah menunggunya hingga kering. Waktunya pun bervariasi, tergantung bahan dan perekat yang digunakan.

Tips Cara Membuat Mozaik dengan Lebih Mudah

mozaik unik sederhana namun keren

Mozaik dapat dilakukan oleh siapa saja, asal tahu cara membuat mozaik yang mudah dan tepat. Gunakan beberapa tips berikut ini, terutama jika menggunakan ubin sebagai bahannya. Jangan menggunakan potongan ubin acak kecil untuk mengisi ruang kosong karena ini dapat membuat mosaik terlihat terputus-putus. Sebaiknya habiskan waktu untuk fokus pada penempatan ubin atau hilangkan beberapa ubin untuk memperbaikinya.

Saat memotong ubin atau tessera, gunakan wadah plastik untuk mengumpulkan pecahannya. Ini akan menghemat waktu untuk membersihkannya dan membantu menghindari torehan di tangan Anda. Selain itu, gunakan kantong atau wadah plastik bening untuk menyimpan ubin & tessera yang tidak digunakan, sehingga dapat digunakan lagi jika ingin memulai proyek mozaik lainnya di masa yang akan datang.

Saat membuat mosaik dengan beberapa warna nat yang berbeda, gunakan selotip saat memasang untuk melindungi area lainnya. Begitu juga saat menyegel nat, jangan lupa untuk melepaskannya dari ubin sebelum mengering. Sealer nat akan meninggalkan lapisan di bagian atas ubin yang sulit dihapus. Jangan lupa untuk memperkirakan jumlah bahan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut sehingga punya cukup material untuk menyelesaikannya dan membentuk gambar mozaik yang diinginkan.

Membuat mozaik merupakan aktifitas yang menyenangkan dan bisa dijadikan alternative pengisi waktu luang anda lho. Mau mencobanya? Selain senang, sebuah karya bisa anda ciptakan.

husni

Solo (Spirit of Java) - Magetan - Young - Moslem - Publisher - Marketer Online - Student - Worker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *